JOB SHEET
Nama
Pekerjaan
: Memberikan imunisasi TT pada ibu hamil
Unit
: ASKEB I
Waktu
: 30 menit
Referensi
:
1. Depkes RI, 2000, Buku kesehatan ibu dan anak,
Jakarta
2. Pusdiknakes, 2003, Buku 2 Asuhan Antenatal,
Jakarta: Depkes RI
3. Prawirohardjo S, 2001, Buku Acuan Nasional Pelayanan
Maternal dan Neonatal, Jakarta: YBP Sarwono P
4. http://nurwaniragiel.blogspot.com/2013/07/makalah-imunisasi-tt-pada-ibu-hamil.htmlRabu,
17 Juli 2013
Objektif
Perilaku Siswa :
Setelah
dilakukan demonstrasi cara-cara memberikan imunisasi TT dan dengan menggunakan
alat-alat yang telah disediakan, mahasiswa dapat memberikan imunisasi TT
pada ibu hamil dengan benar sesuai dengan prosedur
Dasar Teori
:
Imunisasi
TT diberikan pada ibu hamil segera setelah dinyatakan hamil dengan tujuan
untuk memberikan kekebalan pada ibu dan mencegah tetanus neonatorum pada bayi
yang akan dilahirkan. Setiap ibu hamil harus mendapatkan imunisasi TT minimal 2
kali selama kehamilan ( pertama pada saat kunjungan antenatal pertama dan kedua
pada 4 minggu kamudian). Dosis kedua harus diberikan minimal 2 minggu sebelum
kelahiran. Imunisasi TT diberikan secara suntikan intra muskular (dalam
otot) dengan dosis 0,5 cc.
Jadwal Pemberian Imunisasi TT Pada Ibu Hamil adalah sebagai berikut
Imunisasi
|
Interval
|
Durasi
Perlindungan
|
TT 1
|
Selama kunjungan anternatal pertama
|
-
|
TT 2
|
4 minggu setelah TT 1
|
3 tahun
|
TT 3
|
6 bulan setelah TT 2
|
5 tahun
|
TT 4
|
1 tahun setelah TT 3
|
10 tahun
|
TT 5
|
1 tahun setelah TT 4
|
25 tahun/seumur
hidup
|
Petunjuk :
1.
Tindakan imunisasi TT dilakukan oleh mahasiswa
secara individu
2.
Baca dan pelajari lembaran kerja
3.
Ikuti petunjuk instruktur
4.
Tanyakan pada instruktur bila terdapat hal-hal yang tidak
mengerti
Keamanan
:
1.
Sebelum memberikan imunisasi TT, pastikan vaksin tidak
kadaluarsa dan masih dalam keadaan baik
2.
kocok terlebih dahulu vaksin TT sebelum digunakan agar
vaksin homogen
3.
Perhatikan tehnik antiseptik selama proses pemberian
imunisasi TT
4.
Pastikan lokasi/daerah penyuntikan dengan benar
5.
Letakkan semua peralatan pada tempat yang mudah dijangkau
6.
Setelah pemberian imuisasi TT, saat proses penyimpanan
perhatikan tehnik penyimpanan vaksin secara benar dengan cara mempertahankan
rantai dingin ( 30 C – 80 C )
Pekerjaan
:

1.
Spuit disposible 1 cc
2.
Bak injeksi dan Nierbeken
3.
Gergaji ampul





1.
Wastafel
2.
Handuk lap tangan
Prosedur Kerja
NO
|
Langkah
Kerja
|
Gambar
|
1.
|
Siapkan alat dan bahan
kemudian dekatkan
Key point :Usahakan supaya alat dan bahan disusun secara ergonomis dan letakkan ditempat yang mudah dijangkau |
|
2.
|
Beritahu dan jelaskan pada ibu tentang tindakan yang
akan dilakukan (informed Consent )
Key point :
Usahakan seramah mungkin sehingga tercipta hubungan
yang baik dengan ibu
|
|
3.
|
Cuci tangan dengan sabun dan bilas dibawah air
mengalir, kemudian keringkan dengan handuk bersih dan kering
Key point :Pastikan bahwa anda telah mencuci tangan dengan langkah-langkah mencuci tangan secara efektif |
|
4.
|
Ambil vaksin dalam termos, angkat bagian tengah tutup
metal dengan menggunkan gergaji ampul, kemudian bengkokkan
Key point : Pastikan vaksin dalam keaadaan baik, tidak
kadaluarsa dan usahakan penutup flakon terbuka sebagian
|
|
5.
6.
|
Isi spuit dengan vaksin TT
sebanyak 0,5 cc,
Caranya : peganglah botol
vaksin dengan tangan kiri, tariklah pangkal piston dengan ibu jari dan jari
telunjuk dengan tangan kanan kearah bawah
Keluarkan gelembung udara,
Caranya
: doronglah piston sampai gelembung udara dan sedikit vaksin keluar sampai
piston tepat pada skala 0,5cc.
Key point
: Usahakan posisi spuit tegak lurus dan jarum tertutup oleh penutupnya
|
|
7.
|
Tentukan lokasi penyuntikan
yaitu pada lengan atas sebelah luar 1/3 bagian dari bahu
|
|
8.
|
Hapus hamakan lokasi
penyuntikan dengan kapas alkohol dan buang kapas bekas kedalam
nierbeken
Key point :Usahakan untuk melakukannya dengan benar yaitu satu arah ( dari bawah ke atas ) |
|
9.
|
Angkat kulit sedikit dengan
jari telunjuk dan ibu jari tangan kiri, kemudian masukkan jarum perlahan-lahan
dengan lobang jarum mengarah keatas sedalam ¾ panjang jarum
Key point
: Pastikan jarum masuk sampai ke muskulus deltoideus
|
|
10.
|
Jarum dan kulit membentuk
sudut 90º
|
|
11.
|
Lakukan aspirasi dengan
menarik pengisap sedikit
Key point
: Cabut jarum dan cari lokasi penyuntikan yang lain bila terdapat darah
|
|
12.
|
Dorong piston sampai
seluruh vaksin TT habis
Key
point : lakukan secara perlahan-lahan
|
|
13.
|
Letakkan kapas alkohol yang
baru diatas jarum, kemudian tarik spuit dan jarum, setelah itu lakukan masase
pada bekas suntikkan
Key point : Usahakan menarik
spuit dan jarum dengan cepat
|
|
14.
|
Rapikan pasien
Key
point : Usahakan pasien merasa nyaman dan rapi seperti semula
|
|
15.
|
Bereskan dan bersihkan alat-alat
Key point
: Pastikan sampah dibuang pada tempatnya dan alat-alat disimpan kembali dengan
bersih
|
|
16.
|
Cuci tangan dengan sabun dan
bilas dibawah air mengalir, kemudian keringkan dengan handuk bersih dan
kering
Key point :Pastikan bahwa anda telah mencuci tangan dengan langkah-langkah mencuci tangan secara efektif |
|
Evaluasi
1.
Mahasiswa mendemonstrasikan setiap langkah cara
memberikan imunisasi TT pada ibu hamil secara sistematis dan hati-hati
2.
Perhatikan tehnik antiseptik sebagai upay pencegahan
infeksi karena dari setiap tindakan yang dilakukan dapat menyebabkan infeksi
3.
Dosen pembimbing menilai langkah-langkah cara memberikan
imunisasi TT dengan menggunakan chek list yang telah diberikan
4.
Perhatikan keadaan umum dan kenyamanan ibu
JOB SHEET
Nama
Pekerjaan
: Memberikan imunisasi TT pada ibu hamil
Unit
: ASKEB I
Waktu
: 30 menit
Referensi
:
1. Depkes RI, 2000, Buku kesehatan ibu dan anak,
Jakarta
2. Pusdiknakes, 2003, Buku 2 Asuhan Antenatal,
Jakarta: Depkes RI
3. Prawirohardjo S, 2001, Buku Acuan Nasional Pelayanan
Maternal dan Neonatal, Jakarta: YBP Sarwono P
4. http://nurwaniragiel.blogspot.com/2013/07/makalah-imunisasi-tt-pada-ibu-hamil.htmlRabu,
17 Juli 2013
Objektif
Perilaku Siswa :
Setelah
dilakukan demonstrasi cara-cara memberikan imunisasi TT dan dengan menggunakan
alat-alat yang telah disediakan, mahasiswa dapat memberikan imunisasi TT
pada ibu hamil dengan benar sesuai dengan prosedur
Dasar Teori
:
Imunisasi
TT diberikan pada ibu hamil segera setelah dinyatakan hamil dengan tujuan
untuk memberikan kekebalan pada ibu dan mencegah tetanus neonatorum pada bayi
yang akan dilahirkan. Setiap ibu hamil harus mendapatkan imunisasi TT minimal 2
kali selama kehamilan ( pertama pada saat kunjungan antenatal pertama dan kedua
pada 4 minggu kamudian). Dosis kedua harus diberikan minimal 2 minggu sebelum
kelahiran. Imunisasi TT diberikan secara suntikan intra muskular (dalam
otot) dengan dosis 0,5 cc.
Jadwal Pemberian Imunisasi TT Pada Ibu Hamil adalah sebagai berikut
Imunisasi
|
Interval
|
Durasi
Perlindungan
|
TT 1
|
Selama kunjungan anternatal pertama
|
-
|
TT 2
|
4 minggu setelah TT 1
|
3 tahun
|
TT 3
|
6 bulan setelah TT 2
|
5 tahun
|
TT 4
|
1 tahun setelah TT 3
|
10 tahun
|
TT 5
|
1 tahun setelah TT 4
|
25 tahun/seumur
hidup
|
Petunjuk :
1.
Tindakan imunisasi TT dilakukan oleh mahasiswa
secara individu
2.
Baca dan pelajari lembaran kerja
3.
Ikuti petunjuk instruktur
4.
Tanyakan pada instruktur bila terdapat hal-hal yang tidak
mengerti
Keamanan
:
1.
Sebelum memberikan imunisasi TT, pastikan vaksin tidak
kadaluarsa dan masih dalam keadaan baik
2.
kocok terlebih dahulu vaksin TT sebelum digunakan agar
vaksin homogen
3.
Perhatikan tehnik antiseptik selama proses pemberian
imunisasi TT
4.
Pastikan lokasi/daerah penyuntikan dengan benar
5.
Letakkan semua peralatan pada tempat yang mudah dijangkau
6.
Setelah pemberian imuisasi TT, saat proses penyimpanan
perhatikan tehnik penyimpanan vaksin secara benar dengan cara mempertahankan
rantai dingin ( 30 C – 80 C )
Pekerjaan
:

1.
Spuit disposible 1 cc
2.
Bak injeksi dan Nierbeken
3.
Gergaji ampul





1.
Wastafel
2.
Handuk lap tangan
Prosedur Kerja
NO
|
Langkah
Kerja
|
Gambar
|
1.
|
Siapkan alat dan bahan
kemudian dekatkan
Key point :Usahakan supaya alat dan bahan disusun secara ergonomis dan letakkan ditempat yang mudah dijangkau |
|
2.
|
Beritahu dan jelaskan pada ibu tentang tindakan yang
akan dilakukan (informed Consent )
Key point :
Usahakan seramah mungkin sehingga tercipta hubungan
yang baik dengan ibu
|
|
3.
|
Cuci tangan dengan sabun dan bilas dibawah air
mengalir, kemudian keringkan dengan handuk bersih dan kering
Key point :Pastikan bahwa anda telah mencuci tangan dengan langkah-langkah mencuci tangan secara efektif |
|
4.
|
Ambil vaksin dalam termos, angkat bagian tengah tutup
metal dengan menggunkan gergaji ampul, kemudian bengkokkan
Key point : Pastikan vaksin dalam keaadaan baik, tidak
kadaluarsa dan usahakan penutup flakon terbuka sebagian
|
|
5.
6.
|
Isi spuit dengan vaksin TT
sebanyak 0,5 cc,
Caranya : peganglah botol
vaksin dengan tangan kiri, tariklah pangkal piston dengan ibu jari dan jari
telunjuk dengan tangan kanan kearah bawah
Keluarkan gelembung udara,
Caranya
: doronglah piston sampai gelembung udara dan sedikit vaksin keluar sampai
piston tepat pada skala 0,5cc.
Key point
: Usahakan posisi spuit tegak lurus dan jarum tertutup oleh penutupnya
|
|
7.
|
Tentukan lokasi penyuntikan
yaitu pada lengan atas sebelah luar 1/3 bagian dari bahu
|
|
8.
|
Hapus hamakan lokasi
penyuntikan dengan kapas alkohol dan buang kapas bekas kedalam
nierbeken
Key point :Usahakan untuk melakukannya dengan benar yaitu satu arah ( dari bawah ke atas ) |
|
9.
|
Angkat kulit sedikit dengan
jari telunjuk dan ibu jari tangan kiri, kemudian masukkan jarum perlahan-lahan
dengan lobang jarum mengarah keatas sedalam ¾ panjang jarum
Key point
: Pastikan jarum masuk sampai ke muskulus deltoideus
|
|
10.
|
Jarum dan kulit membentuk
sudut 90º
|
|
11.
|
Lakukan aspirasi dengan
menarik pengisap sedikit
Key point
: Cabut jarum dan cari lokasi penyuntikan yang lain bila terdapat darah
|
|
12.
|
Dorong piston sampai
seluruh vaksin TT habis
Key
point : lakukan secara perlahan-lahan
|
|
13.
|
Letakkan kapas alkohol yang
baru diatas jarum, kemudian tarik spuit dan jarum, setelah itu lakukan masase
pada bekas suntikkan
Key point : Usahakan menarik
spuit dan jarum dengan cepat
|
|
14.
|
Rapikan pasien
Key
point : Usahakan pasien merasa nyaman dan rapi seperti semula
|
|
15.
|
Bereskan dan bersihkan alat-alat
Key point
: Pastikan sampah dibuang pada tempatnya dan alat-alat disimpan kembali dengan
bersih
|
|
16.
|
Cuci tangan dengan sabun dan
bilas dibawah air mengalir, kemudian keringkan dengan handuk bersih dan
kering
Key point :Pastikan bahwa anda telah mencuci tangan dengan langkah-langkah mencuci tangan secara efektif |
|
Evaluasi
1.
Mahasiswa mendemonstrasikan setiap langkah cara
memberikan imunisasi TT pada ibu hamil secara sistematis dan hati-hati
2.
Perhatikan tehnik antiseptik sebagai upay pencegahan
infeksi karena dari setiap tindakan yang dilakukan dapat menyebabkan infeksi
3.
Dosen pembimbing menilai langkah-langkah cara memberikan
imunisasi TT dengan menggunakan chek list yang telah diberikan
4.
Perhatikan keadaan umum dan kenyamanan ibu